*Khusus rubrikasi berlangganan
REGULASI | KLINIK MINERBA E-MAGAZINE | FOKUS TAMBANG Sign in

Warning: getimagesize(news/attachements/4thgolfturnamen.swf) [function.getimagesize]: failed to open stream: No such file or directory in /home/majalaht/public_html/attachments-events.php on line 18

Alternative content

Get Adobe Flash player


Warning: getimagesize(news/attachements/kiss_balilinkrevisi.swf) [function.getimagesize]: failed to open stream: No such file or directory in /home/majalaht/public_html/attachments-events.php on line 18

Alternative content

Get Adobe Flash player

Alternative content

Get Adobe Flash player

TAMBANG, 11 Januari 2013 | 15.15
PT TCI Tingkatkan Kompetensi Pelajar SMK N 2 Kulonprogo

Direktur Eksekutif PT Thies Contractors
Indonesia Samel Rumende (kanan)
memberikan cinderamata kepada
Kepala Sekolah SMKN 2 Pengasih
Kulon Progo usai penandatanganan
MoU, Rabu 10 Januari 2013.

Oleh: Subkhan AS
subkhan@tambang.co.id

Yogyakarta-TAMBANG. Guna meningkatkan kompetensi pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), PT. Thiess Contractors Indonesia (TCI) berinisiatif untuk mengadakan pelatihan dan pengembangan keterampilan, sesuai dengan standar internasional.

Perusahaan multinasional yang menyediakan jasa terpadu di bidang pertambangan, konstruksi sipil, minyak & gas serta telekomunikasi di berbagai daerah di Indonesia, ini berkomitmen untuk mengawal pengembangan keterampilan SMK melalui penyelarasan sistem kurikulum yang berlaku.

Sebab itu, Rabu, 10 Januari 2013, PT TCI merealisasikan komitmennya bekerjasama dengan SMK Negeri 2 Pengasih Kulonprogo, Yogyakarta yang tertuang dalam nota kesepakatan terkait soal pengembangan keterampilan siswa-siswi di SMK Negeri 2 Kulonprogo.

“Ini baru dan untuk pertama kalinya dilakukan. Sehingga harapan kami dengan adanya kerjasama ini SMK Negeri 2 Pengasih akan lebih maju dalam hal pengembangan keterampilan sumber daya,” ujar Direktur Eksekutif PT TCI, Samel Rumende, Rabu 10 Januari 2013.

Selanjutnya setelah penandatangan nota kesepakatan ini, PT TCI akan memberikan fasilitas inisiatif yang berhubungan dengan fasilitas pelatihan dan pengembangan keterampilan, terkait dengan peningkatan kompetensi dan peningkatan sumber daya.

Selain itu, lanjut Samel, PT TCI juga akan menggelar training bersama dengan tenaga didik SMK N 2 Pengasih, sesuai dengan penyelarasan kurikulum yang dibutuhkan industri mengacu pada standar internasional.

“Kami berharap kerjasama ini akan berhasil, sehingga menghasilkan lulusan-lulusan yang memiliki kompetensi terbaik sesuai standar internasional yang dibutuhkan industri,” kata Samel.

SMK Negeri 2 Pengasih Kulonprogo, merupakan salah satu sekolah unggulan di Yogyakarta yang memiliki lulusan terbaik.

SMKN 2 Pengasih didirikan atas usulan Kakanwil Depdikbud Prov DIY yang kemudian direalisasikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, pada 25 Maret 1970. SMK Negeri 2 Pengasih Kulonprogo kini memiliki 10 jurusan, 42 kelas, 1385 siswa-siswi dan 169 guru.

Selain menjalankan komitmen PT TCI, Executive Manager Regional Crisis Management and Governance PT TCI, Bob Davis mengatakan, kerjasama ini juga dilakukan sebagaimana amanat dari pemerintah Indonesia terkait dengan program commite devolopment PT TCI.

Bob Davis mengaku kalau sejauh ini sistem pendidikan di Indonesia sudah sangat baik, namun perlu ditingkatkan lagi agar selaras dengan kebutuhan kompetensi di industri. Kerjasama ini, lanjut Bob Davis merupakan salah satu investasi PT TCI, terhadap kemampuan sumber daya manusia di Indonesia yang dibutuhkan oleh industri.

“Jika tidak kami lakukan saat ini, maka akan banyak waktu yang terbuang. Karena kami terpaksa kembali melakukan training kepada pekerja kami. Lain hal jika kami bersama dengan tenaga pendidik, melakukan kerjasama pengembangan kurikulum, tentu hasilnya akan lebih baik. Sehingga lulusan di SMK N 2 Kulonprogo sudah langsung dapat bekerja tanpa perlu beradaptasi lagi,” jelas Bob Davis.

Nantinya, PT TCI bersama dengan tenaga didik, akan memberikan kursus-kursus, pelatihan dan peralatan pendukung pelatihan kepada SMK Negeri 2 Kulonprogo, diketahui oleh Dinas Pendidikan.

Lebih lanjut, Bob Davis mengatakan kalau pihaknya juga akan membuka peluang kepada lulusan siswa-siswi SMK Negeri 2 Kulonprogo untuk dapat bergabung dengan PT TCI.

Kepala Sekolah SMK N 2 Pengasih, Rahmad Basuki, menyambut baik kerjasama ini dan berharap kompetensi siswa-siswinya terus mengalami peningkatan sebagaimana standar internasional.

“Ini kerjasama yang baik, semoga kerjasama ini dapat meningkatkan kemampuan keterampilan dan sumber daya siswa-siswi SMK Negeri 2 Kulonprogo menjadi lebih baik lagi sesuai dengan standar internasional yang dibutuhkan perusahaan,” pungkas Rahmad Basuki.

icon